Photo-Essay: Sekujur Tubuh

This slideshow requires JavaScript.

oleh Pengarang: Nor Azmi Ismail

Sekujur Tubuh

Sekujur tubuh lewat fajar mentari kan bersemi
Aku amati di celah-celah lorong sunyi Dayabumi
Cengkung-kurus melidi tidak berseri

Sekujur tubuh tika rembang mentari kaki lima Kota Raya
Tiada apa-apa boleh dibangga
Lena asyik dibuai mimpi indah sementara-takkan nyata

Sekujur tubuh di ambang sore menadah tangan raih simpati tangga Puduraya minta ikhsan mengisi perut pada handai taulan
Kais pagi makan tghari,tatkala itik pulang petang ku lihat dia masih belum berhabuan

Sekujur tubuh pabila jingga senja berdendang
Dia masih membatu merenung hari mendatang yang tak berkesudahan

Sekujur tubuh berbaju tanpa lengan bawah neon kota
Aku hayati termanggu sendiri menghabis hayat usia

Sekujur tubuh tika dinihari merebah diri beralas kotak usang
Berangan menanti kokok ayam jantan
Berharap hari esok kan lebih baik dari semalam.

*Warga gelandangan kota yang sempat saya rakamkan dengan kamera telefon dan di abadikan dalam bentuk gambar dan puisi.

Advertisements